Sheila On 7: Album 07 Des

*Klik gambar untuk memperbesar

Inilah waktu yang tepat tuk berpisaaahhh…

Ya, itulah penggalan lirik dalam lagu yang berjudul Waktu Yang Tepat Tuk Berpisah yang dipopulerkan oleh band asal Yogyakarta yang cukup memiliki nama besar di antero Negeri ini yang merupakan salah satu band favorit saya, yaitu Sheila On 7.

Alhamdulillah, saat ini saya berkesempatan memiliki salah satu album yang lumayan paling hits daripada album Sheila On 7 lainnya, album ini berjudul 07 Des. Alhamdulillahnya lagi selain memiliki album yang hits ini, sekarang saya berkesempatan untuk mengulas sedikit tentang album 07 Des ini pada blog The Physical Release ini.

Konon kabarnya album ini telah habis terjual sejumlah satu juta copy lebih, sungguh angka penjualan yang begitu fantastis di kala itu dimana dunia digital belum begitu semeriah dan sepopuler saat ini sehingga rilisan fisik yang dirilis oleh label Sony Music Indonesia berupa kaset pita dan mungkin juga dirilis dalam bentuk CD saat itu sangatlah mendapat respon yang baik dari masyarakat dengan laku kerasnya rilisan fisik yang dibuat dan dirilis.

Mendengar kata 07 Des seakan membawa saya kembali bernostalgia ke zaman SD dulu kalau tidak salah waktu album dan lagu-lagu SO7 yang ada di dalamnya sedang tenar, saya tengah duduk di bangku kelas 5 SD. Dulu saya sempat punya rilisan kaset pitanya, namun sepertinya sudah hilang ditelan bumi, haha.

Mendengar lagu Sheila On 7 di album 07 Des yang sebagian besar liriknya adalah bertemakan cinta di usia saya yang kala itu masih kelas 5 SD tidaklah menjadi masalah bagi saya saat itu yang notabene masih bocah yang belum akil baligh karena saya pun sudah mendegar dan tahu musik dan lagu Sheila On 7 sejak saya duduk di bangku kelas 2 SD.

Kalau dulu saya menyikapi diri saya dan mungkin juga orang lain dengan santai karena anak yang belum cukup umur atau masih di bawah umur sudah mendengarkan lagu-lagu yang bukan atau belum layak untuk dinikmati oleh anak-anak, tetapi lain hal dengan sekarang, sekarang saya nampak geram ketika ada anak-anak yang lebih hafal lirik lagu-lagu orang dewasa ketimbang tahu dan hafal lagu anak-anak.

Itulah realita! Wajar bilamana anak-anak lebih paham dengan lagu-lagu orang dewasa, karena lagu-lagu yang seharusnya memang mereka nikmati dan seharusnya menjadi konsumsi mereka sudah mulai jarang diputar, dicipta dan dipopulerkan di berbagai media yang ada.

Mari kita kembali ke bahasan tentang album ini.

Secara keseluruhan saya cukup suka dengan lagu-lagu SO7 yang ada dalam album ini. Beberapa lagu seperti lagu Waktu Yang Tepat Untuk Berpisah, Bapak-bapak dan Tentang Hidup seringkali saya jadikan playlist, tapi ini bukan berarti lagu lainnya tidak kalah keren 🙂

Entahlah, lirik lagu dan musik yang disajikan pada album ini sepertinya tidak lekang oleh waktu, buktinya sampai saat ini lagu-lagu SO7 yang terdapat di album ini masih enak didengar di telinga dan masih menjadi sahabat saya ketika saya sedang melakukan aktivitas. Mungkin sahabat penikmat SO7 lainnya merasakan hal yang sama dengan saya 🙂

CD album ini saya beli dan dapatkan beberapa bulan yang lalu kalau tidak salah. CD ini saya beli di Gramedia Depok yang kalau tidak salah harganya dibawah 50 ribu. Nah bagi sahabat pembaca atau pengunjung yang tertarik untuk membeli dan mendapatkan CD album ini, saya rasa CD album ini masih banyak dijual di pasaran dengan kisaran harga yang sama seperti yang saya beli.

Well, saya sudah berjanji diatas untuk hanya memberi atau menuliskan sedikit ulasan tentang album ini, oleh karenanya saya sudahi sedikit ulasan saya tentang album 07 Des Sheila On 7 ini. Semoga ulasan yang saya share ini dapat bermanfaat bagi sahabat pembaca sekalian.

Sebelum saya tutup, saya berharap kepada diri saya sendiri khususnya, semoga saya dapat terus dan tetap mengapresiasi karya terbaik dari para musisi lokal kita yang salah satu caranya adalah dengan membeli karya baik dalam bentuk digital maupun dalam bentuk rilisan fisik, Insya Allah, Amin.

UPDATE

Tidak disangka ternyata  tulisan ini dibuat dan ditulis pada waktu yang sama dengan nama album Sheila On 7 ini yaitu 07 Des tepatnya tanggal 7 Desember 2015 🙂

Akhir kata, salam 😀

Advertisements

The Physical Release, apa itu?

Sebenarnya tulisan perkenalan tentang blog ini sudah pernah saya tulis dan utarakan beberapa waktu yang lalu dalam tulisan blog saya yang berjudul THE PHYSICAL RELEASE, namun kiranya saya akan mengulasnya kembali tentang apa dibalik terbentuk dan hadirnya proyek ini untuk mengawali tulisan pembuka pada blog ini.

Kiranya harap dimaklumi jikalau dalam penulisan tulisan atau postingan ini terdapat kalimat maupun kata-kata yang hampir sama dengan tulisan saya sebelumnya, karena sejatinya ide dalam pembuatan proyek ini memanglah sama.

Logo
Official logo the physical release

The Physical Release bisa dibilang ini adalah salah satu proyek terbaru dari saya Muhammad Rizqi Hidayatullah atau akrab disapa dengan nama “shambu” yang juga merupakan seorang blogger aktif di www.shambustory.com pada tahun 2015 ini. Ide atau gagasan proyek ini belum lama tercetus dalam benak saya, ide ini muncul ketika saya sedang hunting untuk membeli sebuah kaset lagu di instagram.

Ketika itu saya menemukan sebuah akun instagram yang mempos foto kaset lagu yang kebetulan memang sedang saya cari, kemudian saya tanyakan kepada sang pemilik akun tersebut apakah kaset nya dijual dan ternyata jawabannya tidak dijual melainkan hanya sebagai koleksi pribadi saja. Seketika itu saya terinspirasi untuk membuat arsip tentang koleksi rilisan fisik yang saya punya dan yang sedang saya kumpulkan sedikit demi sedikit. Dari situlah The Physical Release ini muncul atau terbentuk.

Kemudian ketika salah seorang teman saya mengkoleksi rilisan fisik film Indonesia orisinal, saya pun jadi terinspirasi untuk ikut juga mengkoleksi rilisan fisik film berhubung beberapa waktu belakangan ini saya memang sedang gemar menonton film walaupun intesitas menontonnya tidak terlalu sering. Ya, saya pun sedikit demi sedikit mulai mengkoleksi rilisan fisik film walau jumlahnya belum banyak 🙂

Saat ini ketika ada rejeki lenih saya berusaha menyisihkannya untuk membeli rilisan fisik baik itu karya musik maupun karya film, selama harganya masih terjangkau di kantong sebisa mungkin saya coba membelinya sesuai dengan kemampuan saya.

Jujur saja akhir – akhir ini musik dan film menjadi sesuatu yang memang cukup menginspirasi saya dalam berkarya maupun dalam bekerja. Oleh karenanya saya mencoba mengapreasiasi karya dari para seniman musik dan film  dengan membeli dan mengkoleksi karya rilisan fisik mereka walau sedikit demi sedikit melalui The Physical Release. Mimpi saya kedepan bersama The Physical Release semoga saya dapat memiliki perpustakaan rilisan fisik pribadi, Amin 😀

Semoga The Physical Release dan para kolektor lainnya dapat menginspirasi saya dan kamu semua yang membaca tulisan ini agar tetap terus mengapresiasi karya rilisan fisik dari para seniman musik dan film.

Baiklah itu saja yang saya sampaikan dan saya tuliskan pada kesempatan kali ini dalam tulisan pembuka blog The Physical Release ini, silahkan kunjungi dan jangan segan-segan untuk men-share blog ini dan jangan lupa juga kunjungi blog saya yang lain di www.shambustory.com & shambuphotography.blogspot.com untuk dapat menikmati karya foto dan karya tulis saya lainnya. Tentunya jangan lupa follow blog ini ya untuk mendapatkan update postingan terbaru dari blog The Physical Release ini, terimakasih dan salam 🙂

Depok, Rabu, 8 Juli 2015 pukul 23. 45

Ditulis di kamar dengan nuansa birunya 😀